Assalamu’alaikum sahabat yang dirahmati oleh Allah SWT.
Bertepatan
tanggal 12 Desember 2016 ini ada perayaan hari besar kelahiran Nabi kita yaitu
Nabi Muhammad SAW yang dinamakan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Maulid Nabi Muhammad SAW adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW,
yang perayaannya jatuh setiap tanggal 12 Rabi’ul Awal
tahun Hijriyah. Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab
berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi
yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW
wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan
penghormatan kepada Nabi Muhammad.
Mengapa
hari lahir Nabi Muhammad dirayakan besar-besaran?
Muhammad yang menjadi Nabi akhir zaman
lahir dari pasangan ayah Abdullah bin Abdul Muthalib dan ibu Aminah. Ayahnya
Abdullah telah meninggal dunia saat ibunya mengandung usia tujuh bulan. Dan
ibunya meninggal ketika Nabi Muhammad berumur 7 tahun, yang kemudian di asuh
oleh kakeknya yang bernama Abdul Muthalib
Nabi Muhammad SAW lahir pada 12 Rabiul Awal Tahun Gajah,
bertepatan dengan 20 April 571 Masehi. Saat itu kondisi Kota Mekkah sedang
dilanda ancaman peperangan. Pasukan Abrahah Al Ashram menyerang Kota Mekkah dan
ingin menghancurkan Ka'bah, peninggalan Nabi Ibrahim AS. Namun rencana Abrahah
gagal karena pasukannya diserang oleh burung ababil yang tiba-tiba memenuhi
langit Kota Mekkah, dengan membawa batu yang sangat panas dari api Neraka atas
seizin Allah SWT. Nabi Muhammad mempunyai 4 sifat yang saat ini kita kenal
yaitu Shidiq, Amanah, Fatonah, dan Tabligh.
Nabi Muhammad lahir ketika kota Mekkah mengalami kerusakan
Di masa hidupnya Nabi Muhammad mendapatkan cobaan yang sangat
berat ketika berdakwah, seperti dicaci-maki,dilempar kotoran unta,diserang
orang kafir Quraisy,ditentang dan diserang oleh pamannya sendiri,dan
sebagainya. Nabi Muhammad sangat berpengaruh besar dalam penyebaran agama Islam
didunia. Sampai-sampai, Allah menyebutkan di dalam surah Al-Ahzab ayat 21
لَقَدْ كَانَ
لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ
وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
Sesungguhnya
telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi
orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak
menyebut Allah.
Dan surah
Al-Ahzab ayat 56 yang menjelaskan bahwa
Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi Muhammad.
إِنَّ
اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Sesungguhnya
Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang
beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan
kepadanya.
